Ciri-Ciri Penyakit Pneumonia Pada Bayi

Sangat penting sekali bagi anda para orang tua mengetahui cir-ciri penyakit pneumonia pada bayi mengingat penyakit ini bisa menyebabkan kematian pada bayi dan anak jika tidak segera diatasi dan diobati.

Setelah sebelumnya kami menjelaskan tentang ciri-ciri penyakit ispa pada bayi maka pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi tetang gejala penyakit pneumonia pada bayi silahkan disimak !

Ciri-Ciri Penyakit Pneumonia Pada Bayi

pneumoniaPneumonia ( infeksi paru paru ) adalah kondisi dimana terjadi peradangan akut pada jaringan paru ( alveoli ) akibat infeksi bakteri, virus hingga kuman yang menyebabkan timbulnya gangguan pernapasan berupa sesak nafas diantaranya.

Kondisi tersebut sangatlah berbahaya utamanya jika terjadi pada anak balita karena bisa menyebabkan kematian akibat paru paru tidak bisa menjalankan fungsinya dalam menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh.

Celakanya banyak orang tua yang tidak memahami dan terbilang mengabaikan gejala pneumonia yang timbul pada anak atau bayi mereka, terlebih pada awal kemunculannya penyakit ini memiliki gejala yang hampir sama dengan selesma (pilek).

Padahal penyakit ini adalah penyakit penyebab kematian tunggal pada anak terbesar di seluruh dunia. Bahkan hingga sampai saat ini infeksi paru paru ( pneumonia ) telah membunuh hampir dua juta balita, atau sekitar 20% dari seluruh kematian balita di seluruh dunia.

Indonesia sendiri termasuk kedalam 10 besar negara dengan tingkat kejadian pneumonia tertinggi di dunia.

Dengan begitu maka sangatlah tepat jika anda selaku orang tua meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit infeksi paru paru ini.

Salah satu hal yang paling penting untuk mewaspadai penyakit infeksi paru paru ini adalah dengan anda mengetahui dan mencari tahu tentang apa saja ciri-ciri penyakit pneuminia pada anak.

Ciri-Ciri Penyakit Pneumonia Pada Anak Balita

Ciri-Ciri Penyakit Pneumonia Pada Bayi

Berikut ini adalah beberapa gejala atau ciri-ciri penyaki pneumonia yang biasa muncul atau terjadi pada anak utamanya anak berusia dibawah 5 tahun, yakni :

  • Batuk.
  • Hidung tersumbat.
  • Muntah.
  • Demam.
  • Napas diiringi suara mendenging.
  • Kesulitan untuk bernapas hingga terlihat dada dan perut yang menggembung.
  • Terasa nyeri di bagian dada.
  • Menggigil.
  • Terasa sakit pada bagian perut akibat batuk terus menerus.
  • Tidak nafsu makan, sehingga bisa memicu dehidrasi.
  • Pada kasus yang parah, bibir dan kuku jari bisa berubah warna menjadi kebiruan atau abu-abu.
  • Menangis lebih sering dari biasanya.
  • Sulit beristirahat.
  •  Pucat dan lesu.

Segera temui dokter atau pusat kesehatan terdekat jika beberapa gejala tersebut mulai anda temukan pada orang terdekat anda utamanya anak-anak guna mendapatkan penanganan dan pengobatan yang cepat dan tepat.

Dengan begitu maka hal buruk yang bisa saja terjadi akibat infeksi paru paru yang terjadi pada buah hati anda bisa dihindari.

Tidak hanya itu saja, sebagai bentuk kewaspadaan anda selaku orang tua terhadap infeksi paru paru maka sebaiknya segera lakukan tindakan dan pengobatan yang serius jika bayi atau anak anda mengalami gangguan pernafasan seperti ritme napas anak menjadi cepat atau mengalami sesak nafas yang hebat.

Dalam mendiaknosa penyakit infeksi paru paru pada anak, biasanya dokter akan melakukan beberapa hal atau pemeriksaan seperti : mengecek pola pernapasan, denyut jantung, tekanan darah, suhu tubuh, dan mendengarkan apakah ada suara napas abnormal dari paru-paru.

Jika diperlukan dokter juga akan melakukan pemeriksaan lanjutan berupa : pencitraan dengan sinar X pada bagian dada anak serta tes darah, bahkan pemeriksaan sampel dahak untuk memastikan jenis kumannya. 

Cara Mencegah Infeksi Paru paru Pada Bayi Atau Anak

Pneumonia atau infeksi paru paru bisa dicegah, dan berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa anda lakukan agar anda atau orang terdekat anda utamanya anak-anak bisa terhindari dari penyakit infeksi paru paru, yakni :

  • Gizi yang cukup, mencakup pemberian ASI pada bayi minimal selama enam bulan pertama. Ini penting untuk menguatkan daya tahan tubuh anak secara alami dalam melawan penyakit. Cukupi kebutuhan nutrisi anak dengan memberikannya buah, sayuran, dan makanan bergizi lainnya.
  • Imunisasi, seperti imunisasi Hib (haemophilus influenzae tipe b), vaksin campak, serta vaksin pertusis atau batuk rejan yang dikenal dengan imunisasi DPT (Difteri, Pertusis, dan Tetanus). Imunisasi tersebut  merupakan cara paling efektif untuk mencegah pneumonia.
  • Perilaku hidup sehat dan bersih, meliputi kebersihan diri seperti mencuci tangan sebelum makan, kebersihan lingkungan seperti menjauhkan anak dari asap rokok atau polusi udara, kebersihan rumah dan ventilasi udara yang baik, serta mengolah makanan secara bersih.
  • Konsumsi obat infeksi paru paru alami Jelly Gamat QnC ( JNT )

Demikianlah informasi singkat tentang ciri-ciri penyakit infeksi paru paru pada bayi ini semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta menjawab rasa ingin tahu anda, terima kasih banyak sudah menyimak dan menjawb rasa ingin tahu anda dan salam sehat !

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *