Penyebab Sindrom Nefrotik Pada Anak-Anak

Bagi sebagian besar penderita sindrom nefrotik pasti bertanya-tanya, apa gerangan penyebab sindrom nefrotik yang terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa, kan?

Begitu juga Anda yang ingin terhindar dari penyakit ini.

Penyebab Sindrom NefrotikDengan mengetahui penyebab suatu penyakit, dalam kasus ini sindrom nefrotik, setidaknya Anda bisa menekan risiko untuk menderita penyakit tersebut dengan menghindari penyebabnya.

Seperti penyakit pada umumnya, ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi dan meningkatkan risiko seseorang untuk menderita sindrom nefrotik, kondisi dimana glomerulus yang memiliki fungsi untuk menyaring aliran darah dan menjaga kadar protein darah, terutama albumin mengalami kerusakan.

Akibat kerusakan tersebut, glomerulus tidak bisa melakukan fungsinya dengan baik yang menyebabkan banyaknya protein yang terbuang melalui urine atau kotoran lainnya.

Penyebab Sindrom Nefrotik Pada Anak-Anak dan Orang Dewasa

Menurut Prof Dr dr Parlindungan Siregar, SpPD-KGH, seperti dikutif dari situs detikHealth, penyebab sindrom nefrotik, baik itu pada anak-anak maupun orang dewasa ada dua, yakni primer dan sekunder.

Yang termasuk primer itu tidak jelas penyebabnya, misalnya karena faktor autoimun atau kondisi lainnya yang berkaitan dengan masalah pada sistem imunologi. Sedangkan sekunder dipengaruhi oleh sebab yang jelas, salah satunya karena penyakit tertentu, seperti:

  • Lupus
  • Diabetes
  • Anemia bulan sabit
  • Hepatitis
  • Malaria
  • Penyakit kanker
  • HIV
  • Sifilis
  • Hepatitis
  • Infeksi
  • dan penyakit lainnya yang berpotensi merusak atau mempengaruhi fungsi ginjal.

Faktor lainnya yang juga dapat meningkatkan risiko untuk menderita sindrom nefrotik meliputi:

  1. Focal segmental glomerulosclerosis. Kondisi dimana jaringan parut terbentuk pada beberapa bagian glomeruli/glumerulus.
  2. Amiloidosis
  3. Nefropati membranosa atau glomerulonefritis membranosa yang menyebabkan membran glomerulus mengalami penebalan
  4. Efek samping konsumsi obat-obatan tertentu, salah satunya obat antiinflamasi non steroid (OAINS) atau obat pereda infeksi lainnya.

Nah, itulah beberapa penyebab sindrom nefrotik pada anak maupun orang dewasa dan juga faktor risikonya yang bisa Anda waspadai.

Menjalani gaya hidup sehat yang meliputi olahraga, waktu istirahat sampai dengan menjaga asupan dan pola makan dapat membantu Anda menekan risiko untuk terkena sindrom nefrotik.

Cara Mengatasi Sindrom Nefrotik

Umumnya, setiap penderita sindrom nefrotik mendapatkan penanganan yang berbeda, tergantung dari kondisi yang menyebabkannya.

Beberapa jenis obat-obatan yang sering diresepkan dokter untuk mengatasi komplikasi dan mengurangi gejalanya antara lain, seperti diuretik, antihipertensi, antikoagulan, sampai dengan imunosupresan, steroid dan penisilin.

Namun, jika Anda ingin mengatasi sindrom nefrotik secara alami, dengan obat yang lebih aman untuk dikonsumsi dan tidak menimbulkan efek samping, dengan obat herbal misalnya, Anda bisa menggunakan QnC Jelly Gamat sebagai solusinya.

Khsiat lengkapnya klik ⇒ Obat Alami Sindrom Nefrotik

Semoga Anda Sehat Selalu

Penyebab Sindrom Nefrotik

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *