Penyakit Kusta Menular Atau Tidak

Penyakit Kusta Menular Atau Tidak ?

Penyakit Kusta Menular Atau Tidak

Kusta salah satu penyakit kulit yang bisa menyebabkan cacat fisik jika tidak segera diatasi dan diobati yakni kondisi dimana kulit mengalami infeksi akibat bakteri.

Tidak hanya kulit, kusta juga bisa menyerang sistem saraf tepi sehingga bisa menimbulkan gangguan saraf berupa kelumpuhan dan lainnya.

Kusta termasuk kedalam salah satu penyakit yang bisa menular atau ditularkan melalui kontak fisik atau cairan yang dikeluarkan oleh penderita kusta pada saat batuk atau bersin.

Mengingat penyakit kusta bisa menular, maka apabila saat ini anda memiliki anggota keluarga yang menderita penyakit ini maka sebaiknya anda berhati-hati utamanya anak-anak sebisa mungkin jauhkan anak anda dari orang terdekat anda yang menderita penyakit ini.

Anak lebih mudah tertular penyakit, mengingat anak-anak memiliki sistem daya tahan tubuh yang belum sempurna dan lemah.

Menjauhi bukan berarti ada mengucilkan anggota keluarga anda yang menderita penyakit kusta. Walaupun kusta dapat menular namun kusta tidak mudah menular.

Kusta Tidak Mudah Menular

Memperhatikan dan merawat orang terdekat anda utamanya orang tua menjadi salah satu kewajiban kita sebagai anak atau saudara.

Termasuk pada saat orang tua anda sakit maka andalah sebagai anak yang wajib memperhatikan atau merawat oang tua.

Lalu bagaimana jika orang tua menderita penyakit menular seperti kusta ?

Melakukan pencegahan tentu mejadi hal yang penting untuk anda lakukan, namun bukan berarti anda mengucilkan atau merasa malas harus melakukan perawatan pada orang terdekat anda yang menderita penyakit kusta.

Kusta memang penyakit menular atau bisa ditularkan namun penyakit kusta merupakan penyakit menular yang tidak mudah menular pada orang lain.

Itu artinya tidak semua orang yang berdekatan atau berinterakis dengan penderita kusta akan terkena penyakit kusta.

Sebagai contoh jika 100 orang melakukan kontak langsung dengan penderita kusta, hanya 3 persen yang bisa tertular.

Itu pun bisa sembuh sendiri. Kemudian, hanya 2 persen yang bisa tertular dan memerlukan pengobatan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komite Ahli Eliminasi Kusta dan Eradikasi Frambusia, Hariadi Wibisono

Hal tersebut karena pada dasarnya tubuh seseorang memiliki kekebalan alamiah terhadap kusta. Selain itu kusta juga bisa ditekan penularaanya jika penderita kusta sudah melakukan pengobatan.

Baca Juga : Obat Kusta Alami Paling Ampuh

Mengingat tingkat infeksius pasien dengan kusta akan menurun sangat drastis ketika pasien sudah mengkonsumsi obat kustanya pertama kali.

Karena itu, biasanya dokter akan meminta pasien untuk mengkonsumsi obat pertamanya di depan dokter tersebut untuk memastikan tingkat infeksius pasien sudah menurun drastis.

Lebih lanjut Hariadi Wibisono mengatakan bahwa kita tidak perlu takut atau khawatir ketika merangkul, bersalaman dengan orang yang sakit kusta.

Nah dari keterangan tersebut dapat kita simpulkan bahwa melakukan pencegahan agar tidak tertular ( berhati-hati ) penting untuk dilakukan namun bukan berarti anda takut melakukan interaksi dengan penderita kusta karena kusta tidak mudah ditularkan.

Salah satu bentuk kehati-hatian anda adalam mencegah penyakit kusta adalah dengan mengetahui ciri atau gejala penyakit kusta, sehingga apabila anda mulai merasakan atau meneukan pada anggota keluarga lain anda bisa melakukan penanganan dan pengobatan yang cepat dan tepat.

Dengan begitu maka hal buruk yang mungkin saja terjadi bisa anda hindari.

Berikut ini adalah beberapa gejala penyakit kusta yang biasanya muncul dan terjadi pada penderita kusta, yakni :

  • Mati rasa. Tidak bisa merasakan perubahan suhu hingga kehilangan sensasi sentuhan dan rasa sakit pada kulit.
  • Pembesaran pembuluh darah, biasanya di sekitar siku dan lutut.
  • Perubahan bentuk atau kelainan pada wajah.
  • Hidung tersumbat atau terjadi mimisan.
  • Muncul luka tapi tidak terasa sakit.
  • Kerusakan mata. Mata menjadi kering dan jarang mengedip biasanya dirasakan sebelum muncul tukak berukuran besar.
  • Lemah otot atau kelumpuhan.
  • Hilangnya jari jemari.

Demikianlah informasi tentang penyakit kusta menular atau tidak ini, semoga bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda.

Terima kasih banyak sudah berkunjung dan menyimak artikel sederhana kami ini dan salam sehat !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *